Select Page

Tahukah Anda Komponen Pendukung Parkir Otomatis?

    Ketika Anda berkunjung ke sebuah pusat perbelanjaan tak sadar akan diberhentikan dengan sebuah alat palang pintu parkir yang kemudian muncul sebuah kertas. Kertas inilah yang nantinya menjadi bukti keamanan kendaraan Anda saat ada di dalam pusat perbelanjaan. Namun, apakah Anda tahu komponen apa saja yang bisa menjadikan kertas keluar dengan nomor plat kendaraan sesuai dengan kepunyaanmu itu? Simak komponen palang parkir otomatis agar Anda tahu ya?

a.       Palang Parkir Masuk

Pada palang masuk (barrier gate) ini akan dipasang untuk bagian kendaraan yang akan menuju ke dalam. Palang ini tidak bisa diangkat seenaknya sendiri saat Anda ingin memundurkan kendaraan. Palang ini akan terkunci ketika kendaraan Anda terlanjur masuk. Palang ini terbuat dari besi dan baja stainless steel yang kualitasnya kuat sekali. Tinggi palang masuk ini bekisar 100 cm dan panjangnya antara 80-100 cm. Palang masuk ini akan terhubung dengan sensor tertentu yang jika ada benda besi bermesin mendekat akan segera membuka, maka dari itu apabila Anda berdiri di depan palang berjam-jam pun tidak akan terbuka karena tubuh Anda tidak terdapat besi yang bermesin. 

b.      Palang Parkir Keluar

Palang parkir keluar ini memang akan terbuka apabila Anda sudah melakukan pembayaran di pos dengan menunjukkan kertas parkir. Dari dalam pos akan ditekan perintah untuk membuka pintu palang. Tinggi dan panjang pintu palang ini sama dengan pintu palang masuk 100 cm.

c.       Komputer Pembaca

Komputer pembaca ini sudah tersedia dengan berbagai software aplikasi yang menunjang data kendaraan yang masuk dan keluar. Pada layar akan menunjukkan sebuah perintah yang berisi banyak fitur, seperti nama operator, jam kerja, nomor kendaraan, waktu parkir, biaya parkir, nama tempat untuk parkir, jumlah kendaraan masuk roda dua, jumlah kendaraan masuk roda empat dan sebagainya. Setiap satu paket barrier gate otomatis akan dilengkapi juga dengan sistem keamanan bagian dalam apabila terjadi pencurian.

d.      Kamera Sensor Luar

Kamera sensor luar ini bentuknya mirip dengan cctv dan melihat plat nomor kendaraan dengan tepat. Saat Anda masuk akan tercatat plat dan kemudian di sebelah kanan akan ada alat pendeteksi kertas khusus yang keluar. Isi kertas parkir tersebut ada barcode, nomor plat, jam masuk, tanggal masuk. Kertas ini tidak boleh hilang karena sebagai tanda bukti untuk mencocokan kendaraan Anda. Biasanya kalau kertas parkir ini hilang akan dikenakan denda sebagai ganti scan barcode. Scan barcode akan lama dan operator harus mencari manual, inilah mengapa kertas parkir begitu penting untuk Anda simpan.

e.       Kamera Sensor Dalam Kecil

Kamera sensor kecil ini letaknya ada di dalam pos dekat dengan komputer pembaca, ukurannya kecil dengan tinggi sekitar 10 cm. Fungsi alat ini adalah membaca kode barcode kendaraan yang tertera pada kertas parkir. Alat ini akan segera terhubung dengan komputer dan membaca berapa biaya yang harus dibayarkan ke pos.

Dengan bantuan alat parkir otomatis inilah sebuah tempat perbelanjaan, rumah sakit, hotel, tempat wisata dan sebagainya akan lebih tertata dengan baik. Buat Anda yang ingin tahu harga alat parkir otomatis ini bisa melihat ke toko jual palang parkir murah dengan kisaran paket keseluruhan jadi Rp. 90 jutaan. Harga tersebut sudah termasuk aplikasi di komputer tetapi belum termasuk jasa pemasangan ke tempat tujuan seperti pengecoran.

Prinsip Kerja Palang Parkir Otomatis Modern

      Lebih nyaman manakah ketika Anda ingin belanja ke pasar tradisional dengan ke mall yang ada fasilitas palang parkir otomatis? Tentunya beberapa orang membandingkan lebih nyaman ke mall atau supermarket ya karena keamanan kendaraan lebih terjamin. Ada beberapa kendala apabila Anda memilih menggunakan parkir otomatis yaitu kuota kendaraan ditentukan oleh luasnya lahan parkir tetapi keamanan bisa lebih dijamin. Sedangkan, jika Anda parkir di pinggir jalan resiko yang muncul berupa kehilangan helm, kehilangan motor, ban kempes, tergores, dan sebagainya.

Dengan pertimbangan demikian, apakah Anda tahu bagaimana cara kerja dari barrier gate otomatis? Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

–          Kendaraan yang akan masuk akan dicegat oleh sebuah palang kemudian terbuka otomatis.

–          Kendaraan berhenti akan disensor sebuah kamera khusus kemudian datanya terbaca oleh alat dispenser. Alat dispenser kertas ini akan mengeluarkan kertas parkir yang kemudian disimpan oleh pemilik kendaraan bermotor.

–          Kemudian, kendaraan akan masuk mencari tempat parkir yang telah ditunjukan.

–          Jika Anda sudah selesai parkir, maka keluar dengan memberikan kertas kepada operator pos dan di scan pada kamera pos.

–          Anda harus membayar dahulu untuk bisa membuka palang pintu keluarnya

–          Setelah membayar, palang pintu akan dibukakan oleh operator pos

Spesifikasi alat parkir otomatis  bisa Anda lihat di bawah ini, tergantung dari beberapa tipe namun secara umum seperti:

–          Kecepatan buka palang : 1.8 detik

–          Berat palang : 3-4,5 kg

–          Daya listrik : 220 volt/120 watt

–          Suhu : -20 derajat hingga 75 derajat

–          Dilengkapi dengan alat pengaman berupa PhotoCell Sensor , Loop Detector dan sebagainya

–          MikroController Trigger merupakan sebuah alat yang menghubungkan palang atau barrier gate ke komputer pos untuk membuka pintu keluar.

–          Vehicle Loop detector, ini berfungsi untuk mendeteksi plat logam dengan sistem magnetik di bagian kamera sensor luar. Alat ini akan membaca partikel logam pada plat kendaraan dan palang pintu akan membuka ketika ada kendaraan ingin masuk. Barulah ketika kendaraan sudah masuk dan berhenti maka pemilik bisa menekan tombol alat dispenser dan keluar kertas.

Keuntungan menggunakan palang parkir otomatis adalah sebagai berikut:

·         Keamanan lebih terjaga karena satu kendaraan hanya diberikan satu karcis.

·         Tertata dengan rapi sesuai jumlah luasnya lokasi, apabila lokasi parkir penuh maka tidak akan dimasukkan lagi kendaraan baru .

·         Menjaga kondisi kendaraan tidak rusak.

·         Dengan sistem ini, bisa dibedakan mana kendaraan konsumen, dan karyawan.

·         Mengurangi pencurian kendaraan bermotor sehingga apabila ada kecurigaan bisa terdeteksi lebih dini.

·         Dapat menghitung jumlah keuangan parkir yang masuk sehingga untuk biaya operasional bisa lebih bisa dihitung dengan baik.

·         Mampu membuat antrian kendaraan dengan sangat baik